- 6 Jun 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 11 Feb
Hari Minggu pagi, 29 September 1957, Kapal Talise bersandar di Pelabuhan II Tanjung Priok. Kapal itu mengangkut pasukan perdamaian Indonesia “Batalion Garuda I” setelah delapan bulan bertugas untuk misi perdamaian di Mesir. Seperti pahlawan yang baru pulang dari medan perang, kedatangan mereka disambut ribuan handai tolan. Mulai dari Wakil Perdana Menteri III Hardi, pembesar militer dan sipil, perwakilan negara asing, hingga atase-atase militer. Selain para pembesar, rakyat biasa termasuk keluarga prajurit turut menyongsong para pasukan.
“Pada umumnya anggota-anggota Batalion Garuda yang baru tiba kembali di tanah air itu, tampak segar-segar dan sehat walaupun tampak agak letih; mereka berpakaian uniform TNI lengkap dengan senjata-senjatanya memakai pet baret berwarna biru muda yang ditempeli dengan lencana PBB,” demikian diberitakan Harian Nasional, 1 Oktober 1957.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












