top of page

Pilot Berhati Lembut

Sebelum Indonesia memiliki pesawat, Bob Freeberg melayani Republik untuk menembus blokade Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bobby Earl Freeberg, mantan pilot Angkatan Laut Amerika Serikat. (smithsonian.com).

  • 17 Feb 2012
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 14 Jul

DALAM otobiografinya Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, Sukarno menirukannya: “Namaku Bob Freeberg. Aku orang Amerika. Aku seorang pilot dan menaruh simpati pada perjuangan Anda. Bantuan apa yang dapat kuberikan?”


Bobby Earl Freeberg, anak petani yang berasal dari Parsons, Kansas, menjadi salah seorang penerbang asing yang melakukan penerbangan ke Indonesia di masa awal kemerdekaan. Dia adalah mantan pilot Angkatan Laut Amerika Serikat yang setelah Perang Dunia II bekerja sebagai pilot komersial di CALI (Commercial Air Lines Incorporated) Filipina. “Dia jatuh cinta pada negara-negara dan budaya di Pasifik dan memutuskan untuk tak kembali ke Kansas,” tulis Jiya Sarma dalam “The Day the Air Force Vanished,” gather.com.


Bob bisa terbang ke Indonesia berkat hubungannya dengan Opsir Udara III Petit Muharto Kartodirdjo, yang ditugaskan membuka jalur penerbangan Indonesia dengan luar negeri, baik untuk urusan politik maupun logistik. Pada Maret 1947, dipandu oleh Muharto, Bob melakukan penerbangan pertama ke Maguwo, Yogyakarta, dengan Dakota milik CALI Filipina. Setelah itu dia kembali ke Filipina, sembari membantu penerjunan pertama di Bukittinggi oleh Opsir Udara III Sudjono dan Opsir Muda Udara I Sukotjo. Tiga bulan kemudian, Bob kembali ke Indonesia. Sempat mendarat darurat di Pantai Cikalong, Tasikmalaya, Dakota C-47 yang diterbangkannya mendarat di Maguwo.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
transparant.png
bottom of page