top of page

Pasukan Bunuh Diri Indonesia dalam Perang Kemerdekaan

Dibentuk oleh Jepang, membuktikan aksinya bunuh diri dalam perang kemerdekaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Anggota organisasi semimiliter bentukan jaman Jepang sedang latihan.

22 Agu 2015
2 menit membaca

TERINSPIRASI oleh penerbang bunuh diri Kamikaze, Jepang membentuk barisan bunuh diri (Jibakutai) di Indonesia pada 8 Desember 1944. Jibaku kemudian diserap sebagai kata Indonesia yang artinya “menyerang musuh dengan jalan menubrukkan dirinya (yang sudah dipersenjatai dengan bom atau alat peledak lainnya) pada musuh; bertindak nekat.”


Jumlah keseluruhan anggota Jibakutai mencapai 50.000 orang. Ia didirikan di beberapa daerah. Di Bali misalnya, Jibakutai disebut juga Bo’ei Teisin Tai. Pada Desember 1944, pihak berwenang Jepang melaporkan bahwa orang Bali “minta bagian dalam menghajar musuh” dengan ikut Bo’ei Teisin Tai.


“Mereka mencatat bahwa para intelektual, kebanyakan guru sekolah, redaktur media massa dan sebagainya merupakan mayoritas nama-nama yang terdaftar. Kesatuan Bo’ei Teisin Tai pertama berdiri pada Maret 1945, dan pada Juni 1945, grup kedua bertolak dari Buleleng ke Gianyar untuk latihan,” tulis sejarawan Geoffrey Robinson dalam Sisi Gelap Pulau Dewata.


Kendati namanya sebagai pasukan berani mati, namun Jibakutai seperti barisan semimiliter lain bentukan Jepang (Peta atau Pembela Tanah Air dan Heiho), dipersiapkan hanya sebagai pendukung tentara Jepang.


“Haruslah diperhatikan bahwa satuan-satuan ini dipersenjatai dan dilatih hanya dengan bambu runcing…Tujuan melatih kelompok-kelompok ini adalah saling kerja sama dan mendukung kepada perang, bukanlah ikut serta secara militer sebagai satuan-satuan tempur,” tulis sejarawan Joyce C. Lebra dalam Tentara Gemblengan Jepang.


Bahkan, sejarawan Nugroho Notosusanto, menegaskan bahwa Jibakutai tidak pernah mempunyai eksistensi yang nyata sebagai organisasi monolitis seperti yang lain-lain. “Barisan itu lebih merupakan ungkapan daripada tekad pemuda Indonesia untuk mempertahankan tanah airnya terhadap musuh,” tulisnya dalam Tentara Peta Pada Jaman Pendudukan Jepang di Indonesia.


Setelah Indonesia merdeka, Peta dan Heiho menjadi cikal bakal tentara Indonesia. Bagaimana dengan Jibakutai?


Mantan pejuang kemerdekaan, Asmadi mengungkapkan kesaksiannya bahwa segera setalah Proklamasi kemerdekaan, Jibakutai mengubah namanya menjadi Barisan Berani Mati (BBM), tetapi umumnya orang menganggap namanya terlalu muluk. Mereka baru menunjukkan aksinya ketika perang melawan Sekutu di Surabaya pada 10 November 1945.


“Berjenis-jenis kendaraan lapis baja seperti brencarrier, panser dan tank banyak yang meledak karena ulah mereka,” tulis Asmadi dalam Pelajar Pejuang.


Anggota BBM beroperasi dalam kelompok-kelompok kecil. Masing-masing menjinjing sebuah bom, kemudian membenturkan diri ke kendaraan perang musuh yang menghancurkan benteng-benteng berjalan itu. Tindakan yang kelewat berani ini sangat menonjol pada hari ketiga perang. Keberanian mereka menimbulkan kekaguman di kalangan pejuang dan keterkejutan di pihak lawan. Tentara Inggris terperanjat dan menuding Indonesia menggunakan orang-orang Jepang untuk melakukan bunuh diri, karena mereka menganggap hanya orang Jepang yang berani berbuat nekat seperti itu.


“Anggota BBM telah membuktikan bahwa cemooh yang diperolehnya selama ini adalah tidak benar, bahwa keberanian bukan milik bangsa Jepang saja yang dengan Kamikaze-nya berani menumbukkan pesawat terbang ke kapal perang Sekutu,” tulis Atmaji.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Setelah dibebaskan dari kamp konsentrasi Nazi, warga Prancis dibawa ke Hotel Lutetia untuk dipersiapkan kembali ke kehidupan awalnya. Namun, prosesnya membangkitkan kembali trauma dan kenangan buruk.
Setelah dibebaskan dari kamp konsentrasi Nazi, warga Prancis dibawa ke Hotel Lutetia untuk dipersiapkan kembali ke kehidupan awalnya. Namun, prosesnya membangkitkan kembali trauma dan kenangan buruk.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
transparant.png
bottom of page