- 17 Mar 2010
- 3 menit membaca
Diperbarui: 10 Apr
SUATU tempat di barat Rusia, 129 tahun pasca-invasi Napoleon Bonaparte ke negeri itu. Suasana tak begitu berbeda dari hari-hari sebelumnya. Serdadu Tentara Merah di pos perbatasan tetap berjaga seperti biasa hingga sesuatu yang ganjil terjadi sekitar pukul 03.30 tanggal 22 Juni 1941.
“Beberapa saat sebelum subuh 22 Juni 1941, serdadu patroli dan pos jaga terluar front barat Uni Soviet mencatat ada sesuatu yang janggal terjadi di langit. Bintang-bintang aneh terlihat di kejauhan, melintasi wilayah-wilayah Polandia yang telah direbut Nazi, menerangi garis langit sebelah barat,” tulis Sergei Smirnov dalam Heroes of Brest Fortress.
Para serdadu jaga Rusia itu tak menyangka bahwa “bintang aneh” yang mereka lihat adalah cahaya dari pesawat-pesawat Jerman. Meski banyak mendapat penentangan, termasuk dari Jenderal Gerd von Rundstedt, Jerman melancarkan Operasi Barbarossa. “Dunia akan menahan nafas,” kata Hitler.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















