top of page

Napoléon Sang Pahlawan Revolusi Prancis

Masuk sebagai “pemain” pengganti, Napoléon menang di Toulon. Menyelamatkan Revolusi Prancis sekaligus gerbang pembuka reputasinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Cuplikan Kapten Napoléon Bonaparte mengamati posisi musuh dalam Pengepungan Toulon di drama seri "Heroes and Villains" (BBC Television)

  • 26 Jun 2021
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 29 Mei

PULAU Corsica sejak awal Juni 1793 sudah membara. Revolusi Prancis yang digadang kaum Republik untuk menumbangkan monarki sedang memasuki tahun keempatnya. Gejolaknya yang dibuat pelik “Rezim Teror” menjalar ke berbagai wilayah hingga ke Ajaccio dan kota-kota lain di Corsica yang jadi pulau kelahiran seorang perwira artileri muda bernama Napoleone di Buonaparte.


Sang perwira muda itu sejak awal memilih keberpihakannya pada kaum revolusioner Prancis, seperti Antoine Christophe Saliceti –yang juga kelahiran Corsica– dan Augustin Robespierre, adik pemimpin revolusi Maximilien Robespierre. Akibatnya, Napoleone terpaksa bermusuhan dengan mentor politiknya, Pasquale Paoli, yang menghendaki Corsica berpihak pada Inggris demi bisa merdeka dari Republik Prancis.


Imbasnya, tulis Robert Harvey dalam The War of Wars: The Epic Struggle Between Britain and France, 1789-1815, Napoleone sempat ditangkap pengikut Paoli di kota Corsacci. Beruntung ia ditolong beberapa temannya sehingga bisa melarikan diri ke Ajaccio dan kemudian ke Bastia untuk minta bantuan Saliceti.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Kasus 1965 disidangkan melalui Pengadilan Rakyat Internasional. Akankah mencuri perhatian internasional?
Kasus 1965 disidangkan melalui Pengadilan Rakyat Internasional. Akankah mencuri perhatian internasional?
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
transparant.png
bottom of page