top of page

Menembak Sejarah Glock

Militer Austria hendak mengganti pistol standar mereka. Gaston Glock menciptakan pistol Glock 17.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pistol Glock 17 digunakan oleh Public Security LLC. (Wikimedia Commons).

20 Jul 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 30 Apr

PERANG Dunia II menyeret Gaston Glock ke medan perang. Pemuda Austria ini harus ikut wajib militer pada tahun-tahun terakhir perang. Dia masih begitu muda untuk menjadi serdadu, tapi negaranya yang terancam tentara Sekutu memaksanya berperang.


“Aku terlalu muda kala itu: 15, 16 tahun, tapi kami telah mendapatkan beberapa pelatihan militer yang singkat,” tulis Paul M. Barret dalam Glock: The Rise of America’s Gun.


Berhubung Jerman kalah dan dianggap penjahat perang, Glock berada di pihak yang tidak menguntungkan. Sehingga dia tak mau membanggakan keterlibatannya dalam Wehrmacht (Angkatan Darat Jerman).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page