top of page

Legiun Sentot “Direndang” Belanda di Padang

Setelah terpisah dari Diponegoro, para pengikut Sentot Alibasah Prawirodirdjo dipisahkan dari Sentot untuk dilebur ke dalam KNIL.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sentot Alibasah Prawirodirdjo, panglima perang Pangeran Diponegoro, punya pengikut setia yang dilebur ke dalam KNIL. (Repro Sentot alias Alibasah Abdulmustopo Prawirodirdjo).

12 Mar 2025
3 menit membaca

PRESIDEN Prabowo Subianto punya komentar terhadap Sentot Ali Basa Prawirodirjo, panglima andalan Pangeran Diponegoro. Menurutnya, Sentot teramat besar jasanya dalam perlawanan terhadap penjajah Belanda.


“Diponegoro bersama Sentot Ali Basha menyadarkan rakyat Jawa bahwa semua orang Jawa adalah bagian tak terpisahkan dari perjuangan melawan penjajah,” kata Prabowo Subianto dalam Kepemimpinan Militer.


Tak bisa dipungkiri, Sentot punya jasa besar. Dia orang penting bagi Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830) di mana Sentot merupakan salah satu panglima andalannya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
transparant.png
bottom of page