top of page

Kudeta Seumur Jagung di Istana Kaisar Jepang

Sekelompok perwira muda Jepang tak terima sabda Kaisar Hirohito agar Jepang menyerah pada Sekutu. Melancarkan kudeta dengan menawan Tenno Heika.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kaisar Hirohito mengunjungi Kuil Yasukuni, 1935. (apjjf.org/Osaka Asahi Shimbun, 6 November 1935).

15 Agu 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Apr

SEBAGAI titisan Dewa Amaterasu, suara Kaisar Jepang Hirohito terlalu suci untuk didengar kuping siapapun, termasuk pejabat pemerintahan sekalipun. Namun, untuk kedua kalinya Tennō Heika (Yang Mulia Kaisar Shōwa) harus kembali bicara demi menyetop debat kusir tiada henti anggota kabinet di Dewan Tertinggi untuk Haluan Perang, 14 Agustus 1945. Upaya kaisar utamanya bertujuan untuk mencegah kemusnahan bangsanya.


Pada rapat besar itu, kaisar menegaskan bahwa keinginannya tak berubah. Seperti pada rapat serupa empat hari sebelumnya, Tennō Heika berinisiatif mengintervensi keputusan untuk menerima Deklarasi Postdam (26 Juli 1945) dari Sekutu sebagai syarat menyerahnya Jepang.


Dijatuhkannya bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) kian membuka mata sang kaisar akan bahaya kehancuran negerinya di depan mata. Diperparah lagi, Uni Soviet mendeklarasikan perang terhadap Jepang dengan menginvasi negeri boneka Jepang, Manchukuo (Manchuria), pada 8 Agustus 1945. Invasi yang mengakhiri Pakta Netralitas Soviet-Jepang yang disepakati pada 13 April 1941 itu membuat Jepang kian terpojok.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page