top of page

Kemal Idris, Jenderal Gusar Pengirim Pasukan Liar

Kemal Idris, pentolan barisan sakit hati, memukul balik Presiden Sukarno begitu ada kesempatan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mayjen TNI Kemal Idris (kanan) dan Jenderal TNI Maraden Panggabean. (Repro Kemal Idris Bertarung dalam Revolusi).

25 Feb 2017
3 menit membaca

Diperbarui: 4 Mei

PAGI-pagi tanggal 17 Oktober 1952, dua buah tank, empat kendaraan berlapis baja, dan ribuan orang menyerbu dan memasuki pintu gerbang Istana Merdeka, kediaman Presiden Sukarno. Satu batalion artileri dengan empat buah meriam menderu di halaman istana. Kerumunan massa menggelar spanduk-spanduk bertuliskan “Bubarkan Parlemen!”.


“Meriam-meriam 25-pon bikinan Inggris digerakkan dan dihadapkan kepadaku,” ujar Sukarno dalam otobiografinya Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. “Pameran kekuatan ini mencerminkan kelatahan dari zaman itu. Tindakan ini tidak dapat dikatakan bijaksana, karena para panglima yang memimpin gerakan itu berada bersamaku di dalam istana.”


Di balik aksi pengerahan meriam itu tersebutlah nama Mayor Kemal Idris, Komandan Resimen Tujuh Divisi Siliwangi. Dengan memegang sepasukan kavaleri dan infanteri, Kemal diperbantukan memantau situasi kota Jakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
Pewarta foto Historia.id untuk kedua kalinya meraih penghargaan APFI, ajang tertinggi pewarta foto di Indonesia.
Pewarta foto Historia.id untuk kedua kalinya meraih penghargaan APFI, ajang tertinggi pewarta foto di Indonesia.
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Bagaimana rumitnya proses perniagaan penyu di Nusantara era VOC berkuasa.
Bagaimana rumitnya proses perniagaan penyu di Nusantara era VOC berkuasa.
Meski digemari hingga menjadi sushi paling populer, California roll dipandang oleh penggemar sushi puritan sebagai tiruan Amerika.
Meski digemari hingga menjadi sushi paling populer, California roll dipandang oleh penggemar sushi puritan sebagai tiruan Amerika.
transparant.png
bottom of page