top of page

Enam Pelaut Amerika di Perang Pasifik yang Menjadi Presiden

Serangan Jepang membuat mereka bergabung dengan Angkatan Laut. Mereka kemudian terjun ke politik hingga menjadi presiden Amerika Serikat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kiri (atas)-kanan (bawah): John F. Kennedy, Lyndon B. Johson, Richard Nixon, Gerald R. Ford, Jimmy Carter, dan George HW Bush.

1 Mar 2017
8 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

Serangan Jepang terhadap pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbor, Hawaii, pada 7 Desember 1941, menyebabkan pecahnya Perang Pasifik. Kedua negara mengerahkan sebagian besar kekuatan militernya untuk saling mengalahkan.


Sebelum masuk ke perang darat, pertempuran laut dan udara mendominasi hingga akhir perang. Berbagai jenis kapal perang dan pesawat dikerahkan kedua belah pihak, mulai yang usang hingga keluaran terbaru. Pun para kombatan. Amerika Serikat tak hanya mengerahkan pasukan reguler tapi juga wajib militer. Ada yang sebagai marinir, ada juga yang pelaut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Bermula dari kompetisi pengiring pekan raya perdagangan dan industri. Cap kasta kedua tetap terasa hingga dijuluki “Liga Malam Jumat”.
Bermula dari kompetisi pengiring pekan raya perdagangan dan industri. Cap kasta kedua tetap terasa hingga dijuluki “Liga Malam Jumat”.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
transparant.png
bottom of page