- 30 Apr 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 21 Feb
TAK seperti pembangunan Orde Baru yang sangat memandang golongan, maka perjuangan kemerdekaan yang dikenal sebagai revolusi kemerdekaan Indonesia sangat tidak melihat golongan. Dalam pembangunan ala Orde Baru, ada golongan yang dilarang dan ada yang diperkuat. Dalam revolusi, semua golongan banyak terlibat, tak terkecuali golongan kiri.
Golongan kiri menghimpun banyak pemuda dalam organisasi bernama Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo). Norman Joshua Soelias dalam Pesindo: Pemuda Sosialis Indonesia 1945-1950 menyebut Pesindo terbentuk dari tujuh organisasi pemuda. Mereka adalah Angkatan Pemuda Indonesia, Angkatan Muda Republik Indonesia, Angkatan Muda Kereta Api, Angkatan Muda Gas dan Listrik, Angkatan Muda Pos, Telegraf, dan Telepon. Di luar dari organisasi-organisasi itu Pesindo terbuka bagi banyak pemuda dan nyaris tanpa pandang bulu. Para pemimpin Pesindo terkait dengan pemuda-pemuda anti-fasis Angkatan 45. Pesindo dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












