top of page

Desersi Jepang Masa Perang Kemerdekaan

Pasca Perang Dunia II, banyak tentara Jepang melarikan diri dari kesatuannya. Ada yang bergabung dengan TNI, tetapi ada juga yang menjadi kriminal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Masharo Aoki alias Abu Bakar (memakai peci), pimpinan tentara Jepang yang membelot ke TNI di Garut. (Nationaal Archief).

9 Mei 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

DI DAMPIT, 27 tahun yang lalu, orang-orang mengenal lelaki sepuh itu sebagai Soekardi. Dia dikisahkan bertubuh tidak tinggi namun kekar, dengan sepasang mata sipit yang menyorot tajam. Tak ada orang di desa yang masuk dalam wilayah Kabupaten Malang itu yang paham asal usul Soekardi secara pasti kecuali dia adalah mantan pejuang yang dulu pernah berperang melawan tentara Belanda.


Soekardi tidak memiliki pekerjaan tetap. Namun sekali-kali dia terlihat menjadi sejenis pesuruh di Lembaga Permasyarakatan Dampit. Lama tinggal di Dampit, tiba-tiba lelaki tua itu hilang dari peredaran. Tak ada satu pun warga Dampit yang tahu hingga kini di mana Soekardi berada.


Menurut Rahmat Shigeru Ono salah seorang zanryu nihon hei (serdadu Jepang yang tetap tinggal dan memilih berjuang untuk Indonesia) Soekardi adalah Nagamoto Sugiyama, zanryu nihon hei yang pernah bergerilya bersama pejuang-pejuang Indonesia di hutan-hutan sekitar Malang Selatan dan Blitar pada 1948-1949.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page