top of page

Darah Tertumpah di Kalabakan

Kisah aksi penyerbuan (raid) yang dilakukan pasukan Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) terhadap kedudukan pasukan Royal Malaysian Rangers dalam Operasi Dwikora.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 21 Jun 2021
  • 3 menit membaca

Malam baru saja menghabiskan seperempat waktunya. Kota Kalabakan ada dalam kegelapan, ketika beberapa bayangan melintas di sebuah bukit dalam gerakan sigap dan cepat. Sementara itu, Mohamed Salleh tengah dalam perjalanan menuju sebuah bukit lainnya. Anggota Sabah Rangers (bagian dari Royal Malaysian Rangers) itu nyaris saja berhadapan dengan kelompok bersenjata itu jika tidak cepat menghindar ke semak belukar.


Sekira limat menit kemudian, terdengar suara ledakan dasyat dari arah bukit yang ditempati kawan-kawannya. Berbarengan dengan situasi tersebut, terdengar langkah para penyerbu menuju dirinya. Salleh cepat menghindar. Dia membeku di balik semak belukar sambil tetap siap menarik picu senjata. Jantungnya berdegup kencang.


“Kalau saja mereka melihat saya, mau tidak mau saya harus terlibat pertempuran dengan mereka. Untunglah mereka tidak melihat saya dan cepat pergi,” ungkap Salleh alias Mat Congo dalam bukunya Peristiwa Berdarah Kalabakan 29 Desember 1963.


Menurut buku Korps Komando AL: Dari Tahun ke Tahun yang ditulis oleh Bagian Sejarah KKO AL, penyebuan ke Kalabakan dilakukan oleh Peleton X Batalyon I Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) pimpinan Sersan Rebani. Rupanya sejak 16 Desember, mereka sudah melakukan pengintaian dan menemukan kenyatan bahwa Pos Sabah Rangers merupakan pangkalan yang kuat dan dilengkapi oleh sebuah helikopter.


Rebani memutuskan untuk menyerang Kalabakan pada malam hari jam 21.00 (versi militer Indonesia itu dilakukan pada 30 Desember 1963). Guna lebih rinci lagi mempelajari pertahanan musuh, diperlukan waktu dua hari untuk mengokohkan posisi dengan cara bersembunyi di hutan yang berdekatan dengan pos militer tersebut.


“Pasukan lantas dibagi menjadi dua yang secara bersamaan melakukan gerakan mendekati sasaran dari masing-masing arah yang berlainan,” ungkap buku tersebut.


Para anggota Sabah Rangers yang berada di pos sama sekali tidak menyangka akan terjadi penyerbuan. Bisa jadi mereka berpikir tidak mungkin pasukan Indonesia masuk sampai ke Kalabakan yang terletak jauh di pelosok Sabah. Ketika tembakan pertama diarahkan kelompok pertama dari Peleton X ke atas bukit, para prajurit Sabah Rangers membalasnya dengan gencar. Dalam situasi baku tembak yang seru, diam-diam kelompok dua Peleton X merayap ke atas bukit dan langsung menghujani pos dengan lemparan granat serta peluru hingga menimbulkan pertumpahan darah.


“Pasukan ini bahkan sempat naik ke rumah yang dijadikan posko lawan dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri hasil serangan yang menewaskan delapan personel musuh termasuk komandan kompinya yang berpangkat mayor,” tulis Supoduto Citrawijaya dalam Kompi X di Rimba Siglayan: Konfrontasi dengan Malaysia.


Soal korban tewas itu diakui secara jujur oleh pihak Malaysia. Dalam monumen peringatan pertempuran di Kalabakan termaktub delapan nama itu, termasuk sang komandan kompi yang bernama Mayor Zainol Abidin Yaakob. Selain korban tewas, 38 prajurit Sabah Rangers mengalami luka-luka dalam penyerbuan tersebut. Mereka pun harus kehilangan satu pucuk bren BAG standar NATO, tujuh pucuk senapan otomatis ringan (SOR) FN, sepuluh pucuk sten-gun dan satu pucuk pistol. Namun soal kehilangan senjata itu ditampik oleh pihak Malaysia.


“Penyerang sendiri kehilangan seorang anggotanya yakni Prako Gabriel yang gugur dalam serangan tersebut,” ungkap Citrawijaya yang juga eks anggota KKO AL dan pernah bertempur di palagan Kalimantan semasa Operasi Dwikora.


Begitu mengetahui Posko Sabah Rangers di Kalabakan hancur lebur, pihak militer Inggris kemudian mengirimkan pasukan pemburu untuk mengejar para penyerang.


“(Usai penyerbuan itu) para sukarelawan Indonesia mundur namun terus diburu oleh pasukan dari unit Gurkha, tentara Australia dan tentara Malaysia lainnya hingga hanya menyisakan 12 orang yang berhasil melarikan diri,” ungkap Salleh kepada Durie Rainer Fong dari freemalaysiatoday.com.


Kendati mengakui bahwa sejumlah prajuritnya tidak pernah kembali setelah penyerangan itu, pihak militer Indonesia tidak pernah mengakui mereka tewas karena ditembak oleh pasukan pemburu Malaysia, Inggris dan Australia.


“Ada beberapa yang berhasil kembali ke pangkalan dengan selamat sedang yang lain meninggal karena kelaparan, beberapa lagi ada kemungkinan masih tinggal di daerah lawan,” ungkap buku resmi terbitan KKO AL tersebut.


Sersan Rebani sendiri secara resmi diakui telah tewas karena kekurangan makanan dan terjebak dalam keganasan medan Kalimantan yang begitu berat. Atas jasa dan keberaniannya yang luar biasa, dia lantas dinaikan pangkatnya secara anumerta menjadi sersan mayor sekaligus diganjar Bintang Sakti oleh pemerintah Republik Indonesia.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
As one of the seven important inscriptions from the Tarumanagara heritage, the Tugu Inscription mentions the Bekasi River and the Old Cakung River that exist until today.
bg-gray.jpg
Seorang kiai kampung diadili karena dianggap mengingkari syariat. Sebuah kritik atas pembacaan Serat Cebolek.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung menjadi satu-satunya gubernur Jakarta yang berasal dari kalangan seniman. Namun, kehidupannya tak seindah guratan pada lukisan dan sketsanya.
bg-gray.jpg
In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.
Barisan Madoera yang di eksis sebelum tahun 1942 dibubarkan Jepang. Kiprahnya diteruskan Korps Tjakra Madoera.
Barisan Madoera yang di eksis sebelum tahun 1942 dibubarkan Jepang. Kiprahnya diteruskan Korps Tjakra Madoera.
Karena susu sapi mahal dan bergantung pada impor, pemerintah membuat susu alternatif terbuat dari kedelai untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan anak-anak.
Karena susu sapi mahal dan bergantung pada impor, pemerintah membuat susu alternatif terbuat dari kedelai untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan anak-anak.
Peristiwa 1998 tetap hidup di ruang publik melalui novel, lagu, dan film. Karya kreatif ini menjadi medium pembelajaran tentang kekerasan negara terhadap warganya.
Peristiwa 1998 tetap hidup di ruang publik melalui novel, lagu, dan film. Karya kreatif ini menjadi medium pembelajaran tentang kekerasan negara terhadap warganya.
Depresi Besar membuat banyak orang Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan. Permainan monopoli diminati karena menawarkan sensasi menjadi orang kaya meski hanya imajinasi.
Depresi Besar membuat banyak orang Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan. Permainan monopoli diminati karena menawarkan sensasi menjadi orang kaya meski hanya imajinasi.
Pasal 33 dan Pasal 34 dalam UUD 1945 dirumuskan panitia khusus pimpinan Bung Hatta. Kakek Prabowo dan kakek Anies Baswedan turut serta di dalamnya.
Pasal 33 dan Pasal 34 dalam UUD 1945 dirumuskan panitia khusus pimpinan Bung Hatta. Kakek Prabowo dan kakek Anies Baswedan turut serta di dalamnya.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
transparant.png
bottom of page