- 24 Mei 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 19 Apr
Dalam perang kemerdekaan, pejuang Indonesia butuh senjata untuk menghadapi tentara Belanda. Ke mana saja senjata dicari. Di Sumatra Utara, senjata-senjata eks serdadu Jepang yang dibuang ke laut diburu oleh kelompok pejuang, baik laskar maupun tentara Republik. Mereka rela menyelam sampai dasar laut, kemudian merakit kembali senjata yang telah berkarat.
Mayor Bedjo, komandan TNI Stoottroep Brigade B, mengerahkan banyak anggota pasukannya mencari senjata ke laut. “Mayor Bedjo banyak memperoleh senjata dari hasil memancingnya di Laut Belawan. Senjata itu terdiri dari senjata-senjata yang sengaja dibuang Jepang. Senjata Jepang yang bakal diserahkan kepada Sekutu,” ungkap Edisaputra, penulis biografi Bedjo dalam Bedjo: Harimau Sumatra dalam Perang Kemerdekaan.
Selain di laut, ada pula komandan yang mencari senjata sampai ke luar negeri, seperti Mayor Selamat Ginting. Tapi, masuk ke negara orang butuh paspor. Dalam suasana perjuangan, boro-boro paspor, bisa sampai ke negara yang dituju tanpa kena endus intel Belanda saja sudah bagus.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















