top of page

Berburu Mata-Mata di Era Revolusi

Pejuang Republik melakukan berbagai cara untuk menghabisi mata-mata Belanda. Mengorbankan orang-orang tak bersalah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patrloli TKR di jalanan Bandung. (IPPHOS).

  • 17 Des 2019
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 8 Jun

LANGIT masih terang ketika serangkaian kereta api memasuki Stasiun Kranji. Begitu berhenti, para anggota lasykar bersenjata langsung meminta semua penumpang untuk turun dan memeriksa identitas mereka satu persatu. Beberapa orang yang dicurigai langsung digiring ke kantor kepala stasiun dan dihadapkan kepada tim interogator.


Di antara yang tercurigai adalah seorang lelaki paruh baya dengan seorang anak perempuannya. Mereka dianggap mata-mata NICA karena didapati ada kertas berwarna merah putih biru, simbol bendera Belanda, di dalam tasnya masing-masing.


“Pas sesudah magrib, itu laki dan anak gadis-nya langsung dieksekusi dengan sebilah celurit persis di belakang stasiun,” ungkap Mat Umar, 92 tahun, salah seorang saksi kejadian tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah Indonesia merdeka, Ahmad Subardjo ditunjuk sebagai menteri luar negeri pertama. Sepanjang hidupnya berkutat dengan urusan diplomasi dan hubungan luar negeri.
bg-gray.jpg
Memperingati Krakatau bukan semata-mata mengenang 1883. Kita perlu membaca kembali lanskap yang masih hidup.
bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Saat meletus, Gunung Agung menimbulkan bencana hebat. Ribuan orang tewas, ratusan ribu lainnya menjadi pengungsi
Saat meletus, Gunung Agung menimbulkan bencana hebat. Ribuan orang tewas, ratusan ribu lainnya menjadi pengungsi
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
Uji coba peningkatan ketahanan pangan pernah dilakukan dengan menyelenggarakan kompetisi menanam tanaman pangan. Memotivasi petani untuk panen maksimal.
Uji coba peningkatan ketahanan pangan pernah dilakukan dengan menyelenggarakan kompetisi menanam tanaman pangan. Memotivasi petani untuk panen maksimal.
transparant.png
bottom of page