top of page

Bantuan Senjata dari Indonesia untuk Mujahiddin Afghanistan

Operasi khusus intelijen Indonesia mengirim senjata untuk Mujahiddin Afghanistan melawan Uni Soviet.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mujahiddin di Kunar, Afghanistan, 1987. (Wikimedia Commons).

  • 31 Jul 2019
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

PADA Maret 1983, menjelang Sidang Umum MPR, Mayor Luhut Pandjaitan, Komandan Den 81/Antiteror, dikejutkan dengan laporan bahwa pasukannya disiagakan. Perintah itu datang dari wakilnya, Kapten Prabowo Subianto. Prabowo akan menangkap Letnan Jenderal TNI Benny Moerdani, Asintel Hankam/ABRI dan beberapa perwira tinggi ABRI.


Luhut segera memanggil Prabowo. Namun, Luhut langsung ditarik oleh Prabowo ke luar kantor. Alasannya, ruangan sudah disadap. Prabowo mengatakan bahwa Benny akan melakukan kudeta dan sudah memasukkan senjata.


Dalam biografi Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando karya Hendro Subroto, Luhut membenarkan bahwa Benny memasukkan senjata. Namun, senjata itu barang dagangan untuk Pakistan yang selanjutnya akan disalurkan kepada Mujahiddin di Afghanistan untuk melawan Uni Soviet.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
transparant.png
bottom of page