top of page

Ahmad Yani, Sang Flamboyan Pilihan Sukarno

Ketika karier Ahmad Yani mencapai puncak sebagai perwira tinggi Angkatan Darat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Menteri Panglima Angkatan Darat, Letnan Jenderal Ahmad Yani. Sumber: (Repro buku My Friend The Dictator karya Cindy Adams).

23 Nov 2018
3 menit membaca

PAGI sekali, MayorĀ Jenderal Ahmad Yani berangkat ke Istana Negara. Dia naik mobil bersama sopirnya, Hasan. Istri dan anak-anak Yani menanti di rumah dengan perasaan berdebar-debar. Hari itu 23 Juni 1962, Yani akan dilantik oleh Presiden Sukarno sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).


ā€œHari itu adalah hari yang paling bahagia bagi kami sekeluarga,ā€ kenang Amelia Yani, salah seorang putri Yani dalam biografi ayahnya Profil Prajurit TNI. Ā ā€œWaktu itu di rumah sudah banyak sekali tamu-tamu yang ingin memberikan ucapan selamat.ā€


Setiba di Istana, Yani tak dilantik sendirian. Ada beberapa Duta Besar (Dubes) yang ikut dilantik berbarengan. Mereka antara lain: Gustaaf Adolf Maengkom (Dubes RI untuk Polandia), SudjonoĀ (Dubes RI untuk Ghana),Ā dan Busono Darusman (Dubes RI untuk Austria).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

transparant.png
bottom of page