top of page

Ratu Kalinyamat Menjadi Pahlawan Nasional

Langkanya ketersediaan arsip dan selubung mistifikasi mengaburkan ketokohan Ratu Kalinyamat. Kini namanya masuk album pahlawan nasional.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan Ratu Kalinyamat karya pelukis Jepara Jatmiko. (Wikipedia).

14 Nov 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 8 Jul

RATU Kalinyamat akhirnya resmi menjadi pahlawan nasional. Dari enam tokoh yang dinobatkan pada tahun ini, Ratu Kalinyamat adalah satu-satunya perempuan. Pengusulannya terbilang berliku dan memakan waktu lama. Tak kurang perbincangan yang memperdebatkan ketokohannya dalam sejarah bangsa Indonesia.


Nama Ratu Kalinyamat eksis sebagai salah satu penguasa di tanah Jawa sekira abad ke-16. Sebelum bergelar ratu, ia bernama asli Retna Kencana, putri dari Raja Demak ke-3 Sultan Trenggana. Retna Kencana dinikahi Pangeran Hadiri. Mereka memerintah di Kalinyamat, yang meliputi Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora. Kalinyamat sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Jepara terletak di antara Kudus dan Jepara. Ihwal mula gelar Ratu Kalinyamat melekat pada sosok Retna Kencana sepeninggal suaminya pada 1549, yang mati dibunuh Adipati Jipang Arya Penangsang.  


Ratu Kalinyamat kemudian tampil sebagai penguasa Jepara. Di bawah kepemimpinannya, Jepara mencapai masa kejayaan. Selama 30 tahun berkuasa, Ratu Kalinyamat membentuk armada laut yang kuat, bahkan termasuk yang paling kuat di Nusantara. Dia menjadikan Jepara sebagai poros maritim kawasan pantai utara Jawa. Kota pelabuhannya ramai dengan aktivitas perdagangan dan pelayaran. Seiring dengan itu, Jepara muncul sebagai sebuah emporium baru; kerajaan maritim yang disegani kerajaan-kerajaan tetangga.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page