top of page

Pemberontakan Terhadap Sriwijaya

Peristiwa pemberontakan ini menjadi pengingat bagi mereka yang berniat melawan Sriwijaya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tonggak-tonggak kayu sisa dermaga Pelabuhan Kota Kapur di tepi sungai Menduk. (Dok. Puslitarkenas).

5 Apr 2019
2 menit membaca

Diperbarui: 3 Mei

SEORANG pembesar yang gagah berani, Kandra Kayet di medan pertempuran. Ia bergumul dengan Tandrun Luah dan berhasil membunuh Tandrum Luah. Tandrun Luah mati terbunuh di medan pertempuran. Tetapi bagaimana nasib Kayet yang berhasil membunuh itu? Juga Kayet berhasil ditumpas. Ingatlah akan kemenangan itu! ia enggan untuk tunduk kepadaku. Ingatlah akan kemenangan itu!


Kamu sekalian dewata yang berkuasa dan sedang berkumpul menjaga Kadatuan Sriwijaya, juga kau Tandrum Luah, dan semua dewata yang mengawali setiap mantra kutukan!


Begitulah sejarawan Slamet Mulajna menerjemahkan bagian manggala atau pembuka dari Prasasti Kota Kapur, peninggalan Kedatuan Sriwijaya dari 686 M. Prasasti ini ditemukan di Bangka, di dusun kecil bernama Kota Kapur. Isinya adalah kutukan kepada siapun yang berani memberontak terhadap pemerintahan Sriwijaya. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Pembangunan Museum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI)  di Koto Tinggi bukan mangkrak namun hanya “membutuhkan dana dan komitmen besar” dari berbagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini.
Pembangunan Museum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Koto Tinggi bukan mangkrak namun hanya “membutuhkan dana dan komitmen besar” dari berbagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
transparant.png
bottom of page