top of page

Mencari Sriwijaya di Jambi

Beberapa ahli meyakini ibu kota Sriwijaya tak pernah di Palembang, tetapi di Jambi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Candi Gumpung. (Robby Kurniawan/Shutterstock).

14 Sep 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 3 Mei

BEBERAPA ahli ragu kalau pusat Kedatuan Sriwijaya ada di Palembang. Mereka yakin lokasi Sriwijaya harus dicari di Jambi. Salah satunya arkeolog R. Soekmono yang mengemukakan pendapatnya dua kali dalam dua seminar berbeda.


Pada 1958, Soekmono menyampaikannya lewat tulisan “Tentang Lokasi Sriwijaya” yang terbit dalam Laporan Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional I. Pendapatnya kembali dia perkuat pada 1979 lewat tulisan “Sekali Lagi Tentang Lokasi Sriwijaya” di Pra Seminar Penelitian Sriwijaya.


Berdasarkan kajian geomorfologis, dalam tulisannya itu, dia menyimpulkan kalau Sriwijaya tak tepat berlokasi di Palembang sekarang. Namun, lebih tepat di Jambi, di tepian Sungai Batanghari. Menurutnya, letak Jambi istimewa. Lokasinya ada di dalam teluk yang dalam dan terlindung. Namun, ia langsung menghadap ke lautan lepas tempat persimpangan jalan pelayaran antara Laut Cina Selatan di timur, Laut Jawa di Tenggara, dan Selat Malaka di barat laut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Setiap orang pernah mengalaminya: kekosongan yang meruntuhkan diri walau airmata berkabung telah kering terusap.
Setiap orang pernah mengalaminya: kekosongan yang meruntuhkan diri walau airmata berkabung telah kering terusap.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Tak ingin jadi kacang lupa kulitnya, Muthia Datau kembali ke dunia sepakbola yang membesarkan namanya.
Tak ingin jadi kacang lupa kulitnya, Muthia Datau kembali ke dunia sepakbola yang membesarkan namanya.
Kelompok bersenjata yang menentang Kesultanan. Mereka suka menculik aparat.
Kelompok bersenjata yang menentang Kesultanan. Mereka suka menculik aparat.
transparant.png
bottom of page