top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Menapak Tilas Ken Angrok

Namanya disebut dalam Pararaton namun tak didukung temuan arkeologis yang bisa memperkuat bukti-bukti kehidupannya. Benarkah Ken Angrok hanya tokoh rekaan?

Oleh :
15 Nov 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi Ken Angrok berdasarkan sampul novel Arok Dedes karya Pramoedya Ananta Toer. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

ALIH-ALIH tokoh sejarah yang hidup pada abad ke-12-13 M, Ken Angrok (sering ditulis Ken Arok) kerap dianggap sebagai tokoh rekaan Pararaton, yang ditulis 250 tahun pasca kehidupannya. Keraguan semacam itu pernah diyakini, salah satunya oleh C.C. Berg, filolog Belanda yang kemudian menuliskannya dalam jurnal berjudul “Het Javaanse Gebruik van het Sanskrit word rajasa”.


Mau bagaimana lagi. Tokoh pendiri Dinasti Rajasa itu belum terbukti pernah mengeluarkan satu pun prasasti. Namanya juga tak dijumpai dalam sumber tertulis di luar Pararaton. Yang ada hanya nama resminya sebagai raja (abhiseka), Sri Rangga Rajasa Amurwabhumi. Padahal dinasti ini telah berjaya di Jawa selama 250 tahun, sejak era Singhasari hingga Majapahit.


Di dalam Pararaton, tak kurang dari 40 nama lokasi, sejak Ken Angrok lahir hingga di-dharma-kan, disebut. Tak cuma desa, tapi hutan, bukit, dan tegalan. Beberapa di antaranya masih ada hingga sekarang. Bahkan didukung pula dengan data artefak (benda arkeologis yang dibuat, diubah, dan dimodifikasi oleh tangan manusia) dan ekofak (benda alam). Wilayah timur Gunung Kawi terus disebut Pararaton sebagai areal petualangannya.


Bersama beberapa kawan dari Komunitas Jelajah Jejak Malang (JJM), Risa Herdahita Putri dari Historia menelusuri sejumlah wilayah di Malang Raya untuk melacak jejak Ken Angrok. Selama seminggu penulis jebolan arkeologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta itu masuk keluar kampung di sekitar wilayah Malang dan menuliskan penelurusannya itu ke dalam beberapa tulisan berikut ini. Selamat membaca.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page