- 30 Jan 2018
- 5 menit membaca
Diperbarui: 7 hari yang lalu
PENAKLUKKAN Dinasti Song pada 1279 oleh tentara Kubilai Khan membuat seluruh Tiongkok tunduk di bawah bendera Dinasti Yuan. Mungkin itu menjadi kesuksesan militer terbesar, sekaligus terakhir bagi Kekaisaran Mongol.
Kendati demikian, hal itu masih selangkah lagi menuju ambisi utama Kubilai Khan, yaitu membuat dunia mengakui kejayaannya. “Tak ada alasan khusus kenapa harus menaklukkan suatu negara. Ia hanya harus melakukannya,” kata sejarawan Inggris, John Man dalam Kublai Khan.
Kubilai Khan bukannya jenius secara intelektual. Tapi dia punya kemampuan, yang menurut John Man, sebagai CEO terbaik sepanjang masa. Dia mewarisi kemampuan mengorganisir dari kakeknya, Jenghis Khan. Ketika kakaknya, Mongke Khan berkuasa, dia dikirim ke selatan untuk menundukkan kerajaan Nan Chao di Yunan. Pada 1253 dia berhasil menguasai seluruh dataran tinggi Yunan sampai Hanoi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












