- 19 Agu 2020
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
PRABU Brawijaya bermimpi punya istri putri dari Negeri Champa. Paginya, setelah bangun dari tempat tidur, ia memanggil Kiai Patih dan memerintahkannya pergi ke Negeri Champa. Ia titipkan sepucuk surat untuk raja di Champa berisi lamaran untuk putrinya.
Patih Gajah Mada berangkat naik kapal karena negeri itu terletak di seberang lautan. Perjalanan selamat sampai tujuan. Patih menghadap sang raja dan menyerahkan surat lamaran. Raja menerima lamaran itu.
Putri Cempa dibawa ke Jawa. Mereka juga membawa gong Kiai Sekar Delima dan tandu Kiai Jebat Bedri. Rombongan selamat sampai di Majapahit. Sang putri dipertemukan dengan Prabu Brawijaya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















