top of page

Benteng Kuno Dayak dari Masa Tradisi Berburu Kepala

Para peneliti telah menggali benteng-benteng kuno Dayak berusia ribuan tahun. Salah satu fungsinya untuk berlindung dari serangan pemburu kepala.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Salah satu gambaran kotta di tepi Kapuas Murung, Kalimantan. (C.A.L.M Schwaner/Wikipedia).

  • 24 Jun 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 24 Mei

DULU, ketika orang-orang Dayak masih sering memburu kepala musuh-musuhnya, mereka membangun perlindungan di balik benteng kayu ulin yang kokoh. Batang-batang kayu ulin disusun utuh berjajar begitu rapat menyerupai pagar keliling yang sangat tinggi. Beberapa di antaranya dilengkapi dengan menara pengintai.


Sepasang haramaung diletakkan untuk menjaga pintu masuknya. Macan dahan ini menjadi simbol keberanian dan perlindungan bagi masyarakat Ngaju. Dulu di depan pagar juga akan ada sosok muka dengan mata melotot dan lidah terjulur. Si muka seram di tiang kambelawit inilah penghalau setiap hal buruk yang datang.


Kini yang ada hanyalah tiang kosong yang tampak di permukaan tanah. Pencuri telah mengambil patung macan penjaga itu dengan memangkasnya dari tiang. Patung kambelawit itu juga sekarang sudah tak utuh lagi. Tiangnya pun telah aus. Sementara itu, sebagian besar tiang pagar sudah tak terlihat. Banyak yang hilang. Ada pula yang terpendam di dalam tanah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo melanjutkan pendidikan ke Belanda. Dia berjejaring dengan orang-orang dari berbagai negara dalam gerakan melawan imperialisme dan kolonialisme.
bg-gray.jpg
Taklik talak dalam buku nikah pada mulanya tak digubris. Sempat dituduh hendak mengubah hukum Islam.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah menjadi menteri perempuan pertama dalam sejarah Indonesia. Mengurus diplomasi, buruh, sampai bedak dan gincu.
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
Kisah lain dari dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia. Dukungan itu hasil desakan dari bawah, desakan rakyat biasa di Australia.
Kisah lain dari dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia. Dukungan itu hasil desakan dari bawah, desakan rakyat biasa di Australia.
Lahir dengan nama Mulyono kemudian menjadi Joko Widodo. Orang Prancis yang pertama kali memanggilnya Jokowi.
Lahir dengan nama Mulyono kemudian menjadi Joko Widodo. Orang Prancis yang pertama kali memanggilnya Jokowi.
Akibat ulah sekelompok warga yang kecewa, Washington DC diduduki selama tiga hari. Ratusan orang disandera, satu reporter meregang nyawa.
Akibat ulah sekelompok warga yang kecewa, Washington DC diduduki selama tiga hari. Ratusan orang disandera, satu reporter meregang nyawa.
transparant.png
bottom of page