top of page

Bencana Gunung Api Menghantui Majapahit

Majapahit dihantui aktivitas gunung berapi. Penelitian membuktikan situs-situs peninggalannya terkubur lapisan lahar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gunung Kelud meletus tahun 1951. (Wikipedia).

26 Jul 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 30 Apr

EENDAPAN lahar Gunung Kelud dari ratusan tahun lalu menjangkau 40 km lebih wilayah di sekitarnya. Tanah yang subur menjadi tandus. Candi, sarana kota, permukiman, semua porak poranda, terkubur material muntahan Sang Giri. Inilah yang terjadi pada pusat Kerajaan Majapahit di timur laut Kelud.


"Ini yang mengubur peradaban, yang sekarang ditemukan di beberapa tempat, di antaranya Situs Kedaton di Jombang, Sumberbeji di Jombang, dan Kumitir di Trowulan," kata Amien Widodo, peneliti Departemen Teknik Geofisika ITS, dalam webinar "Bencana Alam dan Jejak Peradaban Abad 12-14 M" yang diadakan Teknik Geofisika ITS.


Serat Pararaton mencatat bencana terjadi berkali-kali. Naskah yang ditulis pada masa akhir Majapahit itu menyebut gunung meletus pada 1233 Saka (1311), 1317 Saka (1395 M), 1343 Saka (1421 M), 1373 Saka (1451 M), 1384 Saka (1462 M), dan 1403 Saka (1481 M). Diikuti bencana lainnya, seperti gemuruh lahar dingin (guntur banyu pindah) pada 1256 Saka (1334 M) dan muncul Gunung Anyar (Baru) pada 1307 Saka (1385 M).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
transparant.png
bottom of page