top of page

Yang Mati yang Bercerita di Toraja

Bagi orang Tana Toraja, seperti larik puisi Subagio Sastrowardoyo, kematian makin akrab karena ada tradisi yang hidup turun-temurun.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenazah yang diawetkan di Tana Toraja. (Irmawati).

  • 5 Apr 2010
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 2 Mei

DI DESA Bulu Langkan, Kabupaten Tana Toraja –pada 2009 mekar menjadi Kabupaten Toraja Utara– penduduk bicara tentang kematian, seakan-akan begitu akrab. Di sana tak ada pemisahan, orang mati diperlakukan sebagai moyang yang harus dijaga terus-menerus dan kelak akan bercerita tentang silsilah keluarganya.


Tempat itu begitu sejuk. Dingin dengan pohon-pohon kecil. Entah di mana pohon-pohon besar yang seharusnya menghuni pegunungan; semua menjadi hamparan sawah. Tak ada yang tahu kapan itu bermula. Namun penduduk setempat meyakini, dengan menggarap perbukitan yang curam dan menanaminya padi cukup menjadi bukti keuletan masyarakat Toraja.


Ketika mengunjungi daerah itu saya menyaksikan sebuah ritual sakral. Namanya ma′nene. Semua jenazah yang berumur puluhan hingga ratusan tahun dikeluarkan dari sebuah liang batu dan patane (kuburan modern yang terbuat dari dinding beton) untuk dijemur. Seluruh keluarga yang hadir ikut bersorak melihat keadaan jenazah, dari sanak famili, ayah, nenek, kakek, dan moyang. Satu per satu dijemur.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
An Italian general and national hero was commanding his ship when the Aceh War broke out. Alas, in the waters off Aceh, he contracted cholera and met his demise.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung sebagai perancang lambang Kostrad diakui secara resmi oleh Soeharto. Dia juga menjadi warga kehormatan Kostrad. Namun, setelah peristiwa 1965, jasanya seakan dilupakan.
bg-gray.jpg
Ketimbang D.N. Aidit atau Adam Malik, A.K. Jusuf pernah dianggap murid terpandai oleh Sutan Sjahrir. Riwayat pemuda impulsif itu berujung tragis pasca menculik sang mentor.
bg-gray.jpg
Saksi bisu perlawanan dari zaman ke zaman. Tempat singgah bagi aktivis.
Masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, lebih mengenal karya-karyanya ketimbang namanya.
Masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, lebih mengenal karya-karyanya ketimbang namanya.
Ketika sosok Bung Karno hidup kembali dalam sesi foto virtual. Salah satu cara insan industri kreatif untuk tetap berkarya saat pendemi.
Ketika sosok Bung Karno hidup kembali dalam sesi foto virtual. Salah satu cara insan industri kreatif untuk tetap berkarya saat pendemi.
Rambut gimbal awalnya terkait spiritualitas. Lalu jadi simbol pemberontakan dan antikemapanan, sebelum jadi sekadar tren fesyen.
Rambut gimbal awalnya terkait spiritualitas. Lalu jadi simbol pemberontakan dan antikemapanan, sebelum jadi sekadar tren fesyen.
Berawal dari tim buruh pabrik, kini Bayer Leverkusen kembali di ambang torehan “treble”. Sempat diejek dengan julukan “Neverkusen”.
Berawal dari tim buruh pabrik, kini Bayer Leverkusen kembali di ambang torehan “treble”. Sempat diejek dengan julukan “Neverkusen”.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
Bola resmi era Adidas bermula pada 1970 hingga sekarang. Beberapa di antaranya dibuat di Indonesia.
Bola resmi era Adidas bermula pada 1970 hingga sekarang. Beberapa di antaranya dibuat di Indonesia.
transparant.png
bottom of page