top of page

The Godfather: Part III dan Skandal Vatikan

Kisah pamungkas dari trilogi The Godfather. Makin rumit dengan menyertakan narasi skandal dan teori konspirasi di Vatikan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

"The Godfather: Part III", film paripurna dari trilogi The Godfather yang mengungkit Skandal Vatikan. (Paramount Pictures).

16 Feb 2021
6 menit membaca

Diperbarui: 25 Mar

KATEDRAL tua Santo Patricius, New York pada suatu hari di bulan November 1979. Para hadirin, baik kerabat maupun keluarga, begitu khusyuk menjalani upacara pelantikan Don Michael Corleone (diperankan Al Pacino) sebagai penerima gelar anggota kehormatan Ordo Santo Patricius. Sebuah medali penandanya kemudian dikalungkan di lehernya oleh seorang uskup.


Penobatan itu lantas disambung dengan pesta meriah di kediamannya. Namun di tengah pesta itu, Michael diusik perkara yang membelit keponakannya, Vincenzo ‘Vincent’ Mancini-Corleone (Andy García), dengan bos mafia yang baru naik daun, Joey Zasa (Joe Mantegna). Karena tak kunjung damai, rekan senior Michael, Don Altobello (Eli Wallach), berjanji untuk membantunya mendamaikan suasana.


Michael tentu berterimakasih karena ia sedang tak ingin diganggu masalah sang keponakan. Yang lebih penting, Michael berencana membawa organisasi keluarganya keluar dari dunia hitam. Lewat Yayasan Vito Andolini Corleone Foundation yang didirikannya, Michael ingin semua aktivitas keluarganya tak lagi bergulir di luar aturan legal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page