top of page

Tantangan Mengembalikan Prasasti dari Inggris

Memulangkan dua prasasti kuno dari Inggris tak semudah menggodok mie instan. Sejarawan Peter Carey membeberkan tantangan-tantangan yang harus dihadapi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Prasasti Pucangan atau Calcutta Stone di gudang Indian Museum dengan kondisi memprihatinkan. (Dok. Peter Carey).

5 Agu 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Jun

KALA menguasai Jawa pasca-Geger Sepehi (Juni 1812), pemerintah kolonial Inggris “memanen” benda-benda budaya dan bersejarah di banyak tempat. Di Jawa Timur, mereka menjarah Prasasti Sangguran dan Prasasti Pucangan. Kini, seiring munculnya tuntutan pengembalian benda budaya dan bersejarah yang dijarah Inggris, muncul pula keinginan untuk memulangkan kedua prasasti tersebut.


Namun, menurut sejarawan Peter Carey, tantangannya berliku untuk bisa menuntut kedua prasasti itu kembali ke Indonesia. “Butuh upaya yang gigih lantaran dua prasasti itu sudah berbaur dengan kebiasaan publik setempat di Inggris,” ujarnya dalam bincang virtual bersama Pemred Historia.ID Bonnie Triyana bertajuk “Memburu Harta Jarahan: Repatriasi Benda Bersejarah dari Negeri Penjajah”, Rabu, 5 Agustus 2020.


Prasasti Sangguran yang kemudian dikenal dengan Minto Stone kini berada di pekarangan kediaman eks Gubernur Jenderal Inggris di India, Lord Minto, di Roxburghshire, perbatasan Skotlandia-Inggris. Prasasti berisi kutukan dan karma yang bertarikh 982 Masehi itu merupakan rampasan dari Mojorejo (kini dekat Kota Batu, Malang, Jawa Timur), salah satu wilayah yang direbut Inggris pasca-Geger Sepehi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Tak hanya muay thai atau sepakbola, Thailand juga “menyala” di banyak cabang olahraga. Apa rahasia perkembangannya?
Tak hanya muay thai atau sepakbola, Thailand juga “menyala” di banyak cabang olahraga. Apa rahasia perkembangannya?
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Pemuda harus dilatih disiplin melalui olahraga agar negara hebat, dihormati, dan ditakuti, kata Mussolini.
Pemuda harus dilatih disiplin melalui olahraga agar negara hebat, dihormati, dan ditakuti, kata Mussolini.
AR Baswedan sekuat tenaga mengubah sikap keras kepalanya demi sang terkasih. Namun sering gagal karena perbedaan pendapat dengan sang mertua
AR Baswedan sekuat tenaga mengubah sikap keras kepalanya demi sang terkasih. Namun sering gagal karena perbedaan pendapat dengan sang mertua
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
transparant.png
bottom of page