- 30 Jan 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 29 Mei 2025
HOTEL Indonesia Jakarta sangat ramai pada 6 Juni 1982. Sektiar 400 orang datang ke sana untuk mengikuti gerakan-gerakan senam yang diperagakan oleh pesenam ternama, Constance Imelda Burki yang dikenal dengan Tanneke Burki. Gerakan senam itu bagian dari senam seks.
Pada masa itu, senam seks sulit dipahami oleh kebanyakan masyarakat dan bisa jadi bahan perdebatan. Tetapi, bagi Tanneke, senam seks bertujuan untuk kesehatan. “Sama seperti senam hamil,” kata Tanneke dalam Apa & Siapa Sejumlah Orang Indonesia 1983–1984. Senam seks dapat dilakukan dengan berbagai posisi agar otot perut, pinggang, pantat, paha, dan sekitar vagina mampu digerakkan secara harmonis.
Tanneke, menurut Srikandi: Sejumlah Wanita Indonesia Berprestasi, dulunya pernah membuka sanggar-sanggar senam seks. Selain kelas-kelas untuk jenis-jenis senam yang lain atau tari-tarian, ia juga membuka kelas tari Bali dan Sunda. Ia membuka studio seni tari balet di Jl. R.E. Martadinata, Bandung, Jawa Barat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















