top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Soeharto Lulus SD dan Ki Hadjar Tak Pernah SMA

Sistem pendidikan di masa lalu berbeda dari sekarang. Tak semua orang bisa sekolah di masa lalu.

12 Jul 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Proses belajar mengajar di Taman Siswa Bandung. Inset: Ki Hajar Dewantara, pendiri Taman Siswa. (Tropenmuseum).

  • 12 Jul 2023
  • 3 menit membaca

“Soeharto gak lulus SD. Megawati gak lulus kuliah. Ki Hadjar Dewantoro tidak kuliah, lulusan SMA, jadi Bapak Pendidikan Republik Indonesia,” kata influencer Pandji Pragiwaksono ketika memberi contoh orang-orang sukes di Indonesia. Ucapan Pandji dalam kanal Youtube Kemal Palevi itu lalu dikutip. Begitu juga potongan audionya, dijadikan video motivasi di Instagram. Meski maksudnya baik, sayangnya ada yang tidak pas dari apa yang dikatakan Pandji itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Bleduran, Permainan Tradisional Betawi di Bulan Ramadan

Bleduran, Permainan Tradisional Betawi di Bulan Ramadan

Awal mula munculnya bleduran terkait pesta rakyat, tetapi ada yang menyebut permainan ini terinspirasi dari meriam di benteng pertahanan Belanda.
Purnawarman Raja Tarumanagara yang Perkasa

Purnawarman Raja Tarumanagara yang Perkasa

Menilik silsilah dan penggambaran sosok Purnawarman dalam prasasti-prasasti Tarumanagara. Diidentifikasi dengan Dewa Wisnu dan jadi panji segala raja.
Kisah Begundal Revolusi Sosial di Langkat

Kisah Begundal Revolusi Sosial di Langkat

Dua pemimpin revolusi sosial melecehkan keluarga Kesultanan Langkat. Dianggap mencemarkan tujuan revolusi, kedua begundal itu dieksekusi mati.
Coolen and Christianity in Java

Coolen and Christianity in Java

Coolen spread Christianity in Java using wayang, a traditional Javanese puppet theatre. He acculturated Christian teachings with Javanese culture, creating a stark difference with Dutch Christianity.
Peternak Babi Pergi Gerilya

Peternak Babi Pergi Gerilya

Dengan pasukan kecil dan peralatan seadanya serta harus gantikan kaptennya yang dipancung, Mauritz Christiaan terus melawan tentara Jepang. Dalam kondisi lelah terus diburu Jepang.
bottom of page