top of page

Skinny Jeans, Punk, dan Rock & Roll

Berawal sebagai simbol pemberontakan, tren skinny jeans kini merebak ke berbagai kalangan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Skinny Jeans.

5 Apr 2010
3 menit membaca

Diperbarui: 9 Des 2025

PERNAHKAH Anda menyaksikan Grease? Film musikal yang dibuat pada 1978 itu mengisahkan seorang gadis remaja asal Australia, Sandy (Olivia Newton John), jatuh cinta pada Danny (John Travolta), seorang pemuda Amerika.


Sesungguhnya Danny juga menyukai Sandy, tapi posisinya sebagai ketua geng berandalan di sekolah menghalanginya untuk mengungkapkan perasaan pada Sandy. Teman sepergaulan Danny juga menganggap Sandy gadis kolot, terlalu alim, dan tak modern.


Demi merebut hati Danny, setelah melalui perenungan panjang, Sandy mengubah diri menjadi gadis pemberontak yang keren, misterius, dan sedikit liar. Ia mengenakan kaos hitam ketat yang dipadu-padankan dengan celana jins superketat (skinny jeans). Dua puluh tahun lebih setelah kemunculan pertamanya, skinny jeans masih mewakili nilai yang sama: pemberontakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page