top of page

Sekolah Masa Revolusi

Banyak gedung sekolah rusak dan kosong. Ditinggal pelajar dan guru ke medan perang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Seorang Tentara Pelajar Republik Indonesia sedang membaca buku. (geheugen.delpher.nl)

15 Des 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul

LONCENG sekolah berbunyi. Murid-murid masuk ke kelas. Seorang guru lelaki mengambil tumpukan rapor di mejanya dan memanggil nama muridnya satu per satu. Murid-murid cemas. Sampai di meja guru, murid melihat rapornya masing-masing. Ada yang wajahnya berubah senang, ada juga yang tegang.


Sebagian murid tak naik kelas. Harus mengulang lagi setahun. Nilai rapornya jelek. Matanya basah. Murid lainnya tampak sumringah. Senyumnya lebar. Mereka naik kelas. Nilai rapornya bagus.


“Ruang kelas dalam sekejap terisi oleh para pelajar yang bergembira diselingi dengan pelajar-pelajar yang berlinang-linang matanya. Banyak pula yang menangis terisak-isak terutama murid wanitanya,” cerita Asmadi tentang suasana pembagian rapor murid kelas 2 Sekolah Menengah Tinggi (SMT) di Malang pada Juli 1947 dalam Sangkur dan Pena.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
Beragam kisah tersimpan dalam sebuah furnitur. Tak hanya tentang material yang digunakan, tetapi juga siapa dan bagaimana kehidupan pemiliknya di masa lalu.
Beragam kisah tersimpan dalam sebuah furnitur. Tak hanya tentang material yang digunakan, tetapi juga siapa dan bagaimana kehidupan pemiliknya di masa lalu.
transparant.png
bottom of page