- 29 Nov 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 28 Jun
DI SEBUAH ruang pertemuan di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda pada 24 Februari 2020. Sejarawan Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Margana dihadapkan pada sebuah baki besar berisi sebilah keris keramat. Keris kehitaman itu masih sedikit menampakkan sepuhan emas dan ukiran naga di bilahnya.
Dengan cermat dan hati-hati, Margana yang mengenakan sarung tangan menyingkap bilah keris itu dari warangkanya. Saking penasarannya, Dirjen Kebudayaan RI Hilmar Farid turut merapat.
“Ini bener?” cecar Hilmar pada Margana.
“Sebentar, sebentar,” jawab Margana berusaha tetap fokus pada pengamatannya.
Usai memerhatikan lebih dalam, Margana pun tiba pada kesimpulannya. “Benar, ini keris Pangeran Diponegoro.”
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















