top of page

Nyi Sombro dan Keris di Tangan Perempuan

Asal usulnya misterius, tetapi hingga kini keris buatan mpu perempuan ini masih dikenal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Keris buatan Nyi Sombro dipercaya dapat membantu melancarkan proses kelahiran bayi dan membantu melancarkan persoalan kehidupan. (Repro "Tafsir Keris" karya Toni Junus).

21 Mar 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 20 Apr

PADA zaman dahulu di Kerajaan Pajajaran pernah hidup Nyi Sombro. Ia adalah pembuat keris yang sakti. Konon saking saktinya Nyi Sombro mampu menciptakan keris sambil mengambang di atas Samudra. Ia hanya butuh alas kain jarik untuk membuatnya.


Katanya juga, saking saktinya, Mpu Sombro tak butuh perapian ketika membuat keris. Tak perlu pemukul juga. Ia cukup memijit bilah keris itu. Itulah kenapa keris hasil karyanya selalu berciri lekukan yang seolah bekas dipijat jari.


Begitulah cerita yang berkembang di masyarakat. Tak diketahui sumber asalnya. “Sebagian besar sumber ceritanya dari cerita tradisi, walaupun ada yang kemudian ditulis,” kata Boedi Adhitya kepada Historia.ID. Boedi adalah pemerhati keris dari Paheman Memetri Wesi Aji (Pametri Wiji), organisasi pecinta budaya keris yang didirikan di Yogyakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kamus bahasa Inggris Oxford yang dirumuskan dua sosok kontroversial. Diangkat ke layar lebar dalam tajuk “The Professor and the Madman”
Kamus bahasa Inggris Oxford yang dirumuskan dua sosok kontroversial. Diangkat ke layar lebar dalam tajuk “The Professor and the Madman”
Dalam menghadapi wabah, selain memanjatkan doa, para ulama dulu juga menyarankan agar berusaha mencari ketenangan, mengisolasi diri, dan menjaga imunitas.
Dalam menghadapi wabah, selain memanjatkan doa, para ulama dulu juga menyarankan agar berusaha mencari ketenangan, mengisolasi diri, dan menjaga imunitas.
SUMPAH, tidak ada hubungannya antara ‘bebek’ dengan ‘kartu-truf’. Kendati begitu, apa boleh buat, sudah suratan rupanya, bahwa di Amerika...
SUMPAH, tidak ada hubungannya antara ‘bebek’ dengan ‘kartu-truf’. Kendati begitu, apa boleh buat, sudah suratan rupanya, bahwa di Amerika...
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
Keberagaman bisa menjadi berkah atau musibah.
Keberagaman bisa menjadi berkah atau musibah.
transparant.png
bottom of page