- 4 Mei 2021
- 4 menit membaca
Diperbarui: 16 Feb
SEHARI usai Proklamasi, dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, Sukarno terpilih sebagai presiden pertama Indonesia. Lepas sidang, dengan berjalan kaki, Sukarno pulang ke rumahnya di Jalan Pegangsaan. Di jalan, dia bertemu dengan tukang sate pinggir jalan. Lalu, meluncurlah perintah pertamanya sebagai presiden: “Sate ayam lima puluh tusuk.”
Tanpa sungkan, dengan berjongkok di dekat got dan tempat sampah sebagaimana orang kebanyakan, Sukarno melahap sate pesanannya. “Itulah seluruh pesta perayaan terhadap kehormatan yang kuterima,” kata Sukarno dalam otobiografinya, Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.
Sate terbilang makanan populer sejak dulu. Dari pedagang kaki lima hingga restoran menyajikan menu sate. Pada 2011 dalam survei CNN Go sate menempati urutan 15 sebagai World’s 50 most delicious foods. Dalam jajak pendapat pembaca oleh lembaga yang sama sate juga masuk dalam delapan jajanan kaki lima terfavorit di dunia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















