top of page

Melihat Lebih Dekat Dunia Mafia Lewat The Godfather

Kebrutalan dunia hitam, reputasi dan kultur mafia Italia yang menjamah Amerika dikemas dengan epik lewat The Godfather.

loading_historia_white.gif
transparant.png

The Godfather yang dibintangi Marlon Brando sebagai bos mafia Vito Corleone jadi salah satu film terbaik dengan raihan tiga Piala Oscar dan lima Golden Globe. (Paramount Pictures).

23 Jan 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 25 Mar

DI TENGAH hingar bingar pesta pernikahan putrinya pada musim gugur 1945, Vito Corleone (diperankan Marlon Brando Jr.) masih disibukkan urusan dunia “hitam”. Seperti ketika Bonasera (Salvatore Corsitto) menghadapnya untuk memohon kepada bos mafia dari Keluarga Corleone itu agar mau membantunya menegakkan “keadilan” yang dialami putri Bonasera.


Don Corleone memperingatkan bahwa jikalau ia mau membantu Bonasera, Bonasera kelak harus mau “berteman”. Artinya, Bonasera mesti loyal ketika nanti Don Corleone membutuhkan dirinya untuk urusan dunia gelap lain. Persyaratan itu dipenuhi Bonasera dengan mencium tangan sang godfather. Selebihnya, urusan itu diserahkan Don Corleone kepada tangan kanannya, Tom Hagen (Robert Duvall), yang akan mengatur tindakan di lapangan.


Adegan itu jadi gambaran jelas bagaimana lika-liku di lingkaran keluarga mafia Italia. Deskripsi mendetail tentang segala hal yang berkaitan dengan hutang budi sebagai salah satu aktivitas dunia gelap itu diperlihatkan lebih dulu oleh sineas Francis Ford Coppola untuk mengawali film fiksi kriminal The Godfather.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page