top of page

Konflik Perbudakan Belanda-Portugis dari Mata João

Pelarian budak Portugis yang dimanfaatkan Belanda. Tetapi akhir hidupnya lenyap tak tentu rimbanya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kisah tentang budak bernama João Mina turut diusung dalam pameran bertema perbudakan di markas PBB (Rijksmuseum)

3 Mar 2023
6 menit membaca

Diperbarui: 11 Jul

JOÃO. Nama itu begitu umum diberikan orang-orang Portugis pada budak-budak mereka di Hindia Barat pada abad ke-17. Nama João sendiri berasal dari bahasa Ibrani, John, yang berarti Tuhan Maha Pengasih. Namun ketika seorang budak bernama João tertangkap Belanda di Hindia Barat, namanya acap berubah jadi Joan.


Salah satu budak bernama João punya cerita populer, namanya João Mina. Pada 4 Oktober 1646, pelarian budak dari salah satu wilayah capitanias –atau provinsi kolonial Portugis– ke wilayah Belanda di Brasil itu ditangkap dan diinterogasi otoritas Kongsi Dagang Hindia Timur Westindische Compagnie (WIC).


Dia dicatat dengan nama Joan Mina. Nama belakang Mina, tulis Stephanie Archangel dalam “João: Caught in the Crossfire in Dutch Brazil”, yang termaktub di katalog Slavery: The Story of João, Wally, Oopjen, Paulus, Van Bengalen, Surapati, Sapali, Dirk, Lohkay, juga umum diberikan pada budak-budak yang lazimnya datang dari pusat perbudakan di Elmina, Pantai Emas, pesisir barat Afrika (kini pesisir barat Ghana). Ia lantas dijadikan komoditas budak ke Hindia Barat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page