Diperbarui: 14 Okt
“Menulis apa Lul?” tanya Panji Koming kepada Pailul yang sedang memahat batu.
“Sejarah,” jawab Pailul singkat.
“Sejarah Majapahit?” tanya Panji Koming lagi.
“Bukan, ini sejarah lima abad mendatang,” ujar Pailul.
“Tentang apa Lul?” Panji Koming penasaran.
“Tentang janji untuk tidak melupakan,” kata Pailul.
Setelah selesai, barulah diketahui Pailul memahat kalimat, ‘Selamat jalan Pak Swan.’
Pailul kemudian pergi sambil berkata, ”Asyik lho menulis sejarah.”
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















