top of page

Keris Diponegoro Dikembalikan Belanda, Ini Kata Peter Carey

Sejarawan Peter Carey heran mengapa keberadaan keris itu tidak diketahui selama ini. Cermin tokoh buangan yang dilupakan setelah berhasil dikuasai.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Keris Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro yang dikembalikan setelah 189 tahun berada di tangan Belanda (Foto: Fernando Randy/HISTORIA)

5 Mar 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

SUDAH 189 tahun keris Kiai Nogo Siluman berada di Belanda. Hari ini, Kamis (5/3/2020) atau lima hari jelang kunjungan Raja Belanda ke Indonesia, keris kondang milik Pangeran Diponegoro ini dikembalikan dan disimpan di Museum Nasional, Jakarta. 


Sebelumnya, selama bertahun-tahun, dokumen tentang keris Kiai Nogo Siluman raib bak ditelan bumi dan baru ditemukan dan diidentifikasi lagi medio 2017. Keris yang sebelumnya berada di Museum Volkenkunde, Leiden itu lantas secara resmi diserahkan ke Duta Besar RI untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja pada Selasa (3/3/2020) dan dibawa pulang ke tanah air untuk diserahkan ke Museum Nasional pagi ini.


“Saya agak heran, bagaimana bisa sebegitu teledor keris dari seorang Diponegoro bisa hilang. Padahal keris ini masuk dalam koleksi kerajaan (Koninklijk Kabinet van Zeldzaamheden atau KKZ) sejak Januari 1831,” ujar sejarawan Peter Carey kepada Historia.ID.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
transparant.png
bottom of page