top of page

John le Carré di Antara Dunia Mata-mata dan Sastra

Mantan agen intelijen Inggris yang mengungkap kerahasiaan dunia intelijen lewat novel.

loading_historia_white.gif
transparant.png

David John Moore Cornwell alias John le Carré, eks intel Inggris cum novelis ternama yang wafat di usia 89 tahun. (johnlecarre.com).

15 Des 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 16 Mei

NAMA David John Moore Cornwell mungkin terdengar asing bagi penikmat novel bertema intelijen, apalagi tema non-intelijen. Padahal hanya satu sosok yang menyandang namanya.


Cornwell tutup usia pada Sabtu (12/12/2020) malam waktu setempat di Rumahsakit Royal Cornwall di Truro, Inggris. Dalam pernyataan keluarganya, Cornwell meninggal setelah lama menderita pneumonia.


Sejumlah sejarawan dan novelis Inggris pun terpukul mendengar wafatnya salah satu novelis sohor Inggris era Perang Dingin itu. “Hati saya terasa sakit. Dia (Cornwell) adalah figur besar dalam sastra Inggris,” tutur sejarawan dan novelis Simon Sebag Montefiore sebagaimana dikutip BBC, Senin (14/12/2020).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page