- 20 Mei 2021
- 7 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
SUATU malam di tahun 1849, Araminta ‘Minty’ Ross (diperankan Cynthia Erivo) berlari ke dalam hutan. Nafasnya terengah-engah. Ketimbang ditangkap kembali oleh Gideon Brodess (Joe Alwyn), tuannya yang memburunya, Minty bertaruh nyawa dengan loncat ke Sungai Delaware.
Minty beserta ibu, seorang saudari, dan keempat saudaranya merupakan budak selama turun-temurun di pertanian keluarga Brodess di Bucktown, Maryland. Sementara ayahnya, Ben Ross (Clarke Peters), dan suaminya, John Tubman (Zackary Momoh), sudah berstatus manusia bebas.
Minty kabur lantaran ia hendak dijual pemiliknya, sebagaimana dua saudarinya beberapa tahun lalu. Tuhan memberi keajaiban dengan masih melindungi Minty. Ia selamat setelah loncat ke sungai dan dirawat Thomas Garret (Tim Guinee), seorang pandai besi kulit putih yang juga aktivis anti-budak di Wilmington. Garret pula yang lantas membantu Minty melintasi perbatasan Maryland menuju Philadelphia yang bebas perbudakan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















