- 14 Nov 2022
- 4 menit membaca
Diperbarui: 26 Apr
CAMILAN kerap menemani aktivitas sehari-hari, mulai dari belajar, bekerja, hingga menonton film atau bermain gim. Tak jarang camilan pun tersedia di meja ruang tamu rumah hingga ruang rapat kantor.
Salah satu camilan kesukaan banyak orang adalah cah kwe atau cakwe. Roti goreng berbentuk panjang ini dikenal juga dengan nama you tiao. Selain sebagai camilan, cah kwe juga biasa ditambahkan ke dalam bubur, bakso, atau kembang tahu. Sebagai kudapan populer, tak sulit mencicipi gurihnya cah kwe di Jakarta. Di Pasar Baru misalnya, terdapat kedai yang menjual cah kwe dan kue bantal legendaris, yakni Cakue Koh Atek yang terletak di gang kecil tepat di sebelah Bakmi Gang Kelinci.
Koh Atek merupakan generasi kedua penerus ayahnya, Sutikno, yang berjualan cah kwe dan kue bantal sejak tahun 1971. Kedai Cakue Koh Atek buka setiap hari Selasa hingga Minggu, Senin libur. Ia menjadi salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Pasar Baru. Pasalnya, cah kwe olahan Koh Atek tak hanya mekar dengan sempurna, rasanya pun gurih. Tak heran, meski baru berjualan pukul 10.00 pagi, cah kwe olahan Koh Atek biasanya sudah ludes saat siang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















