top of page

Gotong-Royong, DNA Orang Indonesia

Menelusuri akar sejarah gotong royong bangsa Indonesia. Bentuknya bermacam-macam, tapi semangatnya tetap sama.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pemugaran Candi Borobudur. Candi merupakan bangunan masa Hindu-Buddha yang dibangun oleh penguasa dengan gotong royong rakyatnya. (kebudayaan.kemdikbud.go.id).

16 Nov 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 3 Jun 2025

BERBAGI itu menyenangkan. Selama masa pandemi Covid-19 dan ekonomi sulit ini, orang menggelar banyak kegiatan untuk mengatasi kesukaran. Dari konser penggalangan dana sampai lelang barang. Semangat gotong royong muncul dari banyak kelompok masyarakat. Motivasinya beragam bisa karena alasan kemanusiaan atau keagamaan.


Gotong royong telah menjadi adat resam bangsa Indonesia. Akarnya kuat tersua di seluruh kepulauan Melayu-Nusantara sejak masa pra-aksara. Bentuknya bisa berubah. Tapi semangatnya tetap tinggal.


Gotong royong semula berwujud berbagi tenaga kasar. Biasanya gotong royong untuk membangun rumah atau membuka lahan pertanian dengan semangat menjaga hubungan komunal. Lazimnya seseorang yang dituakan (primus interpares) akan mengatur kerja masing-masing anggota kelompoknya untuk membangun sesuatu yang bersifat komunal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page