Diperbarui: 3 Jun 2025
BERBAGI itu menyenangkan. Selama masa pandemi Covid-19 dan ekonomi sulit ini, orang menggelar banyak kegiatan untuk mengatasi kesukaran. Dari konser penggalangan dana sampai lelang barang. Semangat gotong royong muncul dari banyak kelompok masyarakat. Motivasinya beragam bisa karena alasan kemanusiaan atau keagamaan.
Gotong royong telah menjadi adat resam bangsa Indonesia. Akarnya kuat tersua di seluruh kepulauan Melayu-Nusantara sejak masa pra-aksara. Bentuknya bisa berubah. Tapi semangatnya tetap tinggal.
Gotong royong semula berwujud berbagi tenaga kasar. Biasanya gotong royong untuk membangun rumah atau membuka lahan pertanian dengan semangat menjaga hubungan komunal. Lazimnya seseorang yang dituakan (primus interpares) akan mengatur kerja masing-masing anggota kelompoknya untuk membangun sesuatu yang bersifat komunal.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












