top of page

Exhuma dan Sisi Lain Pendudukan Jepang di Korea

Film horor misteri Exhuma mengangkat sisi lain sejarah pendudukan Jepang di Korea. Jepang disebut melakukan “invasi fengshui”.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Film Exhuma karya Jang Jae-hyun. (Youtube SHOWBOXmovie).

7 Mar 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 21 Jul

SEBUAH keluarga kaya Korea yang bermukim di Los Angeles, Amerika Serikat, mengalami berbagai rangkaian peristiwa misterius yang tidak biasa hingga mengancam keselamatan anggota keluarga mereka. Khawatir kondisi tersebut semakin buruk, salah satu anggota keluarga meminta bantuan sepasang dukun muda.


Mereka merasakan ada bayangan gelap leluhur yang terikat di keluarga itu.Dengan bantuan seorang ahli fengshui dan petugas pemakaman, proses pembongkaran kuburanpun dilakukan guna menyelamatkan keluarga tersebut. Namun tanpa mereka sadari sesuatu yang lebih besar dan jahat turut terkubur di makam nenek moyang keluarga itu.


Kisah di atas merupakan sinopsis film Exhuma yang tengah ramai diperbincangkan warganet. Film bergenre horor-misteri asal Negeri Gingseng Korea Selatan itu tayang di bioskop sejak 28 Februari 2024.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page