top of page

Dono dan Novel-novelnya

Novel-novel karya Dono memuat kritik sosial dengan penyampaian jenaka. Ada novelnya yang diakhiri dengan kalimat mengejutkan.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 13 Jul 2020
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 18 Apr

WAHYU Sardono atau Dono beken sebagai komedian grup Warung Kopi bersama Kasino dan Indro. Dia sudah marhum sejak 2001 menyusul Kasino. Tapi namanya tetap mentereng sampai sekarang. Filmnya diputar terus saban tahun. Malah belakangan namanya jadi bahan bincangan lagi di twitter setelah artikel lawasnya muncul.


Satu artikel Dono terbit di majalah Forum tahun 1993. Berjudul “Kisah Sertu Jumadi”, artikel ini bertutur tentang suka duka dan polah polisi lalu lintas bernama Jumadi. Artikel lainnya berjudul “Kelas yang Sibuk dengan Sendirinya” terbit di majalah Forum Keadilan, April 1996. Artikel ini berupaya mengidentifikasi secara ringkas kelas menengah di Indonesia.


Karuan banyak orang menaruh kagum pada Dono. Ternyata Dono bukan hanya komedian, tapi juga penulis. Begitu kesan mereka. Sesungguhnya ini bukan cerita baru. Atribusinya sebagai penulis memang sempat tenggelam. Padahal Dono telah meniti jalannya sebagai penulis sejak 1987.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
bg-gray.jpg
Pernikahan pertama Maria Ullfah berakhir duka. Suaminya tewas ditembak tentara Belanda. Musim semi kedua terjalin bersama Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Beberapa perahu layar berkejaran di lautan lepas. Adu cepat dan ketangkasan membawa hasil bumi Indonesia. Sebuah perlombaan dan tradisi yang tak sepenuhnya hilang.
bg-gray.jpg
Siti Djauhari tak sekadar jadi pelengkap kehidupan Sudiro. Sejak muda aktif di pergerakan, Siti sibuk di organisasi wanita hingga jadi teman curhat Fatmawati.
80 tahun peristiwa upaya kudeta pertama di Indonesia.
80 tahun peristiwa upaya kudeta pertama di Indonesia.
Kedigdayaan Jerman dalam adu penalti mentok setengah abad. Adu penalti jadi solusi penentuan pemenang yang sebelumnya ditentukan lewat laga ulang atau lempar koin.
Kedigdayaan Jerman dalam adu penalti mentok setengah abad. Adu penalti jadi solusi penentuan pemenang yang sebelumnya ditentukan lewat laga ulang atau lempar koin.
Kostrad menggandeng artis dan seniman dalam operasi penumpasan PKI. Mereka digunakan untuk menghibur prajurit TNI, aktivis mahasiswa, dan ormas anti-PKI.
Kostrad menggandeng artis dan seniman dalam operasi penumpasan PKI. Mereka digunakan untuk menghibur prajurit TNI, aktivis mahasiswa, dan ormas anti-PKI.
Sudiro dipercaya memimpin Jakarta setelah mempertaruhkan nyawa di Sulawesi. Mengabdi sebagai gubernur yang dipilih rakyat.
Sudiro dipercaya memimpin Jakarta setelah mempertaruhkan nyawa di Sulawesi. Mengabdi sebagai gubernur yang dipilih rakyat.
Sudiro selain mengajar dari satu tempat ke tempat, sedari muda sudah terjun ke dalam dunia pergerakan hingga memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.
Sudiro selain mengajar dari satu tempat ke tempat, sedari muda sudah terjun ke dalam dunia pergerakan hingga memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.
Buku fiksi untuk anak-anak. Diterjemahkan ke lebih dari 600 bahasa dan dialek di seluruh dunia. Menempatkannya di posisi kedua sebagai buku paling banyak diterjemahkan setelah Alkitab.
Buku fiksi untuk anak-anak. Diterjemahkan ke lebih dari 600 bahasa dan dialek di seluruh dunia. Menempatkannya di posisi kedua sebagai buku paling banyak diterjemahkan setelah Alkitab.
transparant.png
bottom of page