top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Dono dan Novel-novelnya

Novel-novel karya Dono memuat kritik sosial dengan penyampaian jenaka. Ada novelnya yang diakhiri dengan kalimat mengejutkan.

13 Jul 2020

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Trio Warkop DKI (Dono, Kasino, Indro) dalam film "Sama Juga Bohong". (Instagram @videowarkopdki).

  • 13 Jul 2020
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 17 Nov 2025

WAHYU Sardono atau Dono beken sebagai komedian grup Warung Kopi bersama Kasino dan Indro. Dia sudah marhum sejak 2001 menyusul Kasino. Tapi namanya tetap mentereng sampai sekarang. Filmnya diputar terus saban tahun. Malah belakangan namanya jadi bahan bincangan lagi di twitter setelah artikel lawasnya muncul.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Hidayat Martaatmadja memutuskan pensiun dari KNIL setelah menyaksikan penindasan Belanda terhadap bangsanya. Dia beperan dalam pendirian PDRI.
KRI Irian dan Pemetik Bass Genesis

KRI Irian dan Pemetik Bass Genesis

Meski pernah melarangnya main gitar, Mike Rutherford didukung ayahnya bermusik. Sukses lewat Genesis.
bottom of page