top of page

Dono dan Karikatur-karikaturnya

Bakat Dono yang tak banyak diketahui. Karikatur-karikaturnya mengkritisi situasi politik, ekonomi, sosial, bahkan militer.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Dono berfoto di depan lukisan. (Dok. Andika Aria Sena)

13 Agu 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 18 Apr

SEBUAH undangan tiba di rumah Titi Kusumawardhani, istri Wahyu Sardono atau Dono Warkop. Isinya meminta Titi menjadi pembicara di sebuah acara. Dia diharapkan tampil bersama sejumlah karikaturis. Karuan dia terkejut membaca undangan itu. Sebab dia tak paham karikatur. Mengapa dirinya diminta jadi pembicara?


Titi kemudian tahu sesuatu. Undangan itu ternyata untuk Dono. Suaminya beberapa kali menggunakan nama panggilan dan alamat Titi ketika mengirimkan gambar-gambarnya ke sejumlah media cetak pada 1970-an.


“Tidak sedikit karya karikatur beliau dan beberapa karyanya (kartun, red.) yang tidak mau menggunakan nama aslinya, melainkan menggunakan nama panggil Ibu saya,” kata Andika Aria Sena, putra pertama Dono kepada Historia.ID.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
Semangat dan buah pikirannnya masih relevan di masa kini.
Semangat dan buah pikirannnya masih relevan di masa kini.
Wolverine tak pernah muncul dengan kostum orisinil di layar lebar. Film “Deadpool & Wolverine” menghadirkannya untuk kali pertama dalam 24 tahun.
Wolverine tak pernah muncul dengan kostum orisinil di layar lebar. Film “Deadpool & Wolverine” menghadirkannya untuk kali pertama dalam 24 tahun.
transparant.png
bottom of page