top of page

Debus dan Tarekat di Banten

Kesaktian dan ilmu kekebalan membuat masyarakat tertarik belajar tarekat. Kemampuan ini pernah dipakai untuk melawan Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pertunjukkan debus. (Sony Herdiana/Shutterstock).

29 Apr 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 8 Mei

TAJAMNYA golok tak mampu mengiris lidah pemain debus. Racun kalajengking tak mempan padanya. Linggis dari besi bengkok di tangannya. Kesaktian dan kekebalan pemain debus membuat beragam senjata tajam tak ada apa-apanya di tubuh mereka.


Debus terkenal berasal dari Banten. Namun, atraksi ini juga dikenal di Cirebon, Maluku, Aceh, tersebar ke Perak, Semenanjung Melayu. Permainan ini berakar dari tarekat yang menyebar ketika Islam masuk ke Nusantara.


“Itu semua tempat yang sering didatangi pedagang rempah. Debus ini menjadi indikasi pemakaian tarekat. Orang debus biasa membaca ratib dan sebagainya,” kata Martin van Bruinessen, ahli studi tentang Islam dari Utrecht University, Belanda, dalam diskusi daring bertema “Tradisi dan Jaringan Sufisme di Jalur Rempah: Mencari Akar Kosmopolitan Islam Nusantara”, Sabtu, 24 April 2021.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page