top of page

Dari Kopi hingga Anggur

Inilah sejarah penemuan minuman kopi, teh, tuak, dan anggur.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kopi. (Mike Kenneally/Unsplash).

21 Jul 2020
3 menit membaca

Kopi Tersebar ke Seluruh Dunia


Kopi tersebar ke seluruh dunia secara tak terduga. Selepas tunai berhaji, seorang jamaah haji asal Mysore, India, menyelundupkan tujuh biji kopi ke kampungnya pada abad ke-15. Dia hanya berniat ingin menikmatinya sendiri.


Orang-orang kampung mendorongnya lebih jauh. Sejak itu, kopi mulai dikenal di beberapa kota pelabuhan dunia seperti Venezia, Lisabon, dan Amsterdam. Orang-orang pun segera gandrung minum kopi.


Melihat permintaan yang tinggi, pedagang-pedagang Eropa mencari cara mendatangkan kopi. Mereka membawa pulang kopi dari wilayah Timur Tengah seperti Israel, Yordania, Libanon, dan Syiria. Belanda kemudian membawa biji kopi dari Yaman ke Ceylon (Srilanka). Di sana, mereka membudidayakannya.


Tak puas dengan Ceylon, Belanda meluaskan ekspansinya ke Nusantara. Bersama itu, mereka juga menjadikan Nusantara, terutama Jawa, sebagai tanah budidaya kopi pada abad ke-17. Tak beberapa lama, Belanda berhasil menguasai penjualan kopi dunia.


Tradisi Minum Teh


Teh memiliki beragam kisah muasal. Salah satunya menyebut berasal dari Tiongkok. Disebutkan seorang Kaisar Tiongkok pada 2737 SM, Shen Nung, tengah duduk di bawah pohon sembari memasak air. Tiba-tiba helai daun teh jatuh dan masuk ke dalamnya.


Aroma wangi menyeruak saat daun itu diseduh. Seduhan itu lalu diminum. Rasanya pahit dan sepat. Namun, kaisar menyukainya karena tubuhnya terasa segar. Sekarang daun itu dikenaldengan Camellia sinensis, sedangkan seduhannya disebut teh.


Meski telah diminum khalayak sejak lama, pengolahan daun teh baru berkembang pada masa Dinasti Tang (618-906). Teh diolah dengan cara ditumbuk lalu dicetak dalam bentuk bata. Setelah mengering, teh bisa diseduh.


Kala itu teh sudah menjadi minuman mewah. Tak sembarang orang bisa menikmatinya. Keluarga kaisar meminumnya sebagai simbol status. Saat upacara pengadilan kekaisaran dihelat, teh wajib dihidangkan. Bersama keluarga kaisar, sastrawan mendapat kehormatan ikut meminumnya. Kebiasaan ini diperkenalkan ke Jepang pada masa Dinasti Song (960-1279). Secara bertahap, teh akhirnya menyebar ke wilayah Eropa dan belahan dunia lainnya.


Budidaya teh di Indonesia


Awalnya teh hanyalah tanaman hias yang ditanam di beberapa lokasi, termasuk Istana Gubernur Jenderal di Batavia. Harga teh yang tinggi di pasar Eropa mendorong pemerintah Hindia Belanda melakukan percobaan membudidayakan teh.


Pada 1826, teh berhasil dibudidayakan di Kebun Raya Bogor. Setahun kemudian penanaman dilakukan di Cisurupan, Garut, lalu dalam skala besar di Purwakarta dan Banyuwangi. Keberhasilan ini mendorong Jacob Isidorus Loudewijk Levian Jacobson, seorang ahli teh, untuk mendirikan perkebunan teh komersial di Jawa.


Pada 1835, untuk kali pertama teh dari Jawa diekspor dan sebanyak 200 peti dilelang di Amsterdam. Gubernur Jenderal Johannes van Den Bosch menjadikan teh sebagai salah satu tanaman yang harus ditanam di masa Tanam Paksa. Teh adalah salah satu komoditas ekspor penting.


Penemuan dan Pemanfaatan Tuak


Minuman keras ini khas Nusantara. Penduduk lokal meracik tuak dengan menyadap pohon aren –sejenis palem. Pohon ini tersebar di beberapa wilayah Nusantara. Air sadapannya disebut nira. Cara menyadap ini bertahan turun-temurun.


Catatan historis tertua mengenai minuman ini berasal dari berita Tiongkok masa Dinasti T’ang (618-906 M). Berita itu menyebut penduduk Ho-ling –sebuah kerajaan di Jawa Tengah– gemar meracik minuman keras dari nira kelapa.


Sementara itu, Prasasti Taji (901 M), Kembang Arum (902 M), dan Rukam (907 M) mengisahkan pemanfaatan tuak yang dihidangkan saat penetapan suatu sima (tanah perdikan/bebas pajak).


Penyulingan Anggur Tertua


Sejumlah arkeolog mengungkap beberapa tempat yang diduga sebagai penyulingan anggur tertua. Tempatnya tersebar di pelbagai penjuru dunia. Pada 1963, arkeolog menemukan sebuah penyulingan anggur kuno di Tepi Barat, Palestina. Tempat itu diperkirakan dibangun pada 1650 SM.


Temuan lain pada 1996 mengungkap sisa-sisa penyulingan anggur berusia 7400 tahun di desa Neolitik Hajji Firuz, bagian utara Iran.


Sedangkan temuan paling mutakhir pada Juni 2010 mengungkap wilayah Areni, selatan Armenia, sebagai penyulingan anggur berusia lebih 5500 tahun.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Sepakbola Vietnam bermula dari para kolonialis Prancis. Butuh waktu lama bereinkarnasi dari abu imbas serangkaian konflik.
Sepakbola Vietnam bermula dari para kolonialis Prancis. Butuh waktu lama bereinkarnasi dari abu imbas serangkaian konflik.
Sultan perempuan naik takhta untuk menggantikan pemerintahan raja yang kejam, namun mendapat perlawanan.
Sultan perempuan naik takhta untuk menggantikan pemerintahan raja yang kejam, namun mendapat perlawanan.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
Sejarah berulang. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mundur seperti Azwar Anas saat sepakbola Indonesia diguncang skandal.
Sejarah berulang. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mundur seperti Azwar Anas saat sepakbola Indonesia diguncang skandal.
transparant.png
bottom of page