top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Dakocan dari Boneka ke Lagu Anak-anak

Boneka dakocan menjadi salah satu mainan paling disukai anak-anak. Namun, boneka dari Jepang ini dianggap rasis. Di Indonesia, dakocan sampai dibuat lagu anak-anak.

18 Jul 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Seorang anak membeli boneka dakocan yang ia beli di salah satu toko di Jepang pada tahun 1960-an. (Majalah Life, 12 September 1960).

  • 19 Jul 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 3 hari yang lalu

KEBANYAKAN orang tentu tak asing dengan nama dakocan, sebuah boneka yang populer di kalangan anak-anak perempuan sejak tahun 1960-an. Boneka berbahan plastik maupun karet berwarna hitam ini berasal dari Jepang. Nama boneka ini adalah dakko-chan yang dalam bahasa Jepang artinya boneka yang bisa dipeluk.


Sesuai dengan namanya, dakocan dapat dililitkan ke badan –biasanya tangan atau kaki– yang membuat boneka ini terlihat seperti sedang memeluk sesuatu. Tak heran bila banyak anak-anak melilitkan dakocan di tangannya saat tengah bermain atau melakukan aktivitas sehari-hari.


Menurut Millie Creighton dalam “Soto Others and uchi Others: Imaging Racial Diversity, Imagining Homogeneous Japan,” termuat di Japan’s Minorities: The Illusion of Homogeneity, dakocan muncul di Jepang sejak tahun 1950-an dan segera mencuri perhatian publik di Negeri Sakura, khususnya anak-anak. Sebab, boneka yang diproduksi oleh Takara Company ini memiliki tampilan yang khas, yakni berwarna hitam dengan mata besar dan bibir berwarna merah yang juga besar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page