top of page

Connie Sutedja Si Ratu Vespa

Bermula dari kontes Ratu Vespa, Connie diajak main film Usmar Ismail. Kiprahnya tak lekang digerus masa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarni, alias Connie Sutedja, aktris lintas zaman yang pertamakali diorbitkan Usmar Ismail (Dok. Connie Sutedja).

  • 14 Apr 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 5 Mar

PARAS geulis khas priangan itu masih saja tampak. Kerutan-kerutan di wajah yang mengiringi usia yang menginjak 74 tahun sama sekali tak menghilangkan kharismanya. Sesekali, ia menyibakkan kipas yang dipegangnya saat memutar kembali kaset ingatan di kepalanya.


Connie Sutedja, aktris kawakan lintas zaman itu hingga sekarang masih eksis di seni peran. Masyarakat awam mungkin mengenalnya sebagai “Bu Hebring”. Sebagian penikmat film bisa jadi paling kenal dengan karakternya sebagai wanita judes bermulut tajam yang acap jadi lawan main Benyamin S. Kesan ini mungkin yang paling ditangkap generasi sekarang lantaran film-film Benyamin S masih acap diputar di stasiun-stasiun TV swasta. Beberapa pemerhati film juga mengenalnya sebagai si Mirah, karakter jagoan utama dalam film Singa Betina dari Marunda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo menjadi menteri luar negeri pertama tetapi tidak berlangsung lama. Setelah berganti pemerintahan, Subardjo hidup dari penjara ke penjara semasa revolusi.
transparant.png
bottom of page